<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nurkholis46's Weblog</title>
	<atom:link href="http://nurkholis46.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nurkholis46.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Apr 2008 05:46:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nurkholis46.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nurkholis46's Weblog</title>
		<link>http://nurkholis46.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nurkholis46.wordpress.com/osd.xml" title="Nurkholis46&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nurkholis46.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya</title>
		<link>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/sejarah-awal-teori-pembentukan-tata-surya/</link>
		<comments>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/sejarah-awal-teori-pembentukan-tata-surya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 04:57:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurkholis46</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurkholis46.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[SEBUAH TEORI lahir dari keingintahuan akan suatu kejadian atau keadaan. Tidak mudah untuk mempercayai sebuah teori baru, apalagi jika teori tersebut lahir ditengah kondisi masyarakat yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh para ilmuwan di awal-awal penemuan mereka.Hal utama yang dihadapi untuk mengerti lebih jauh lagi tentang Tata Surya adalah bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurkholis46.wordpress.com&amp;blog=2269432&amp;post=21&amp;subd=nurkholis46&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images641.jpg"></a></span></span></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><a href="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images56.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-28" src="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images56.jpg?w=780" alt=""   /></a></span></span></span></div>
<div></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">SEBUAH TEORI lahir dari keingintahuan akan suatu kejadian atau keadaan. Tidak mudah untuk mempercayai sebuah teori baru, apalagi jika teori tersebut lahir ditengah kondisi masyarakat yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh para ilmuwan di awal-awal penemuan mereka.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hal utama yang dihadapi untuk mengerti lebih jauh lagi tentang Tata Surya adalah bagaimana Tata Surya itu terbentuk, bagaimana objek-objek didalamnya bergerak dan berinteraksi serta gaya yang bekerja mengatur semua gerakan tersebut. Jauh sebelum Masehi, berbagai penelitian, pengamatan dan perhitungan telah dilakukan untuk mengetahui semua rahasia dibalik Tata Surya.</span></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pengamatan pertama kali dilakukan oleh bangsa </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">China</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> dan Asia Tengah, khususnya dalam pengaruhnya pada navigasi dan pertanian. Dari para pengamat Yunani ditemukan bahwa selain objek-objek yang terlihat tetap di langit, tampak juga objek-objek yang mengembara dan dinamakan planet. Orang-orang Yunani saat itu menyadari bahwa Matahari, Bumi, dan Planet merupakan bagian dari sistem yang berbeda. Awalnya mereka memperkirakan Bumi dan Matahari berbentuk pipih tapi Phytagoras (572-492 BC) menyatakan semua benda langit berbentuk bola (bundar).</span></span></span></div>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sampai dengan tahun 1960, perkembangan teori pembentukan Tata Surya bisa dibagi dalam dua kelompok besar yakni masa sebelum </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Newton</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> dan masa sesudah </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Newton</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Permulaan Perhitungan Ilmiah</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Perhitungan secara ilmiah pertama kali dilakukan oleh Aristachrus dari </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Samos</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (310-230 BC). Ia mencoba menghitung sudut Bulan-Bumi-Matahari dan mencari perbandingan jarak dari Bumi-Matahari, dan Bumi-Bulan. Aristachrus juga merupakan orang pertama yang menyimpulkan Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk lingkaran yang menjadi titik awal teori Heliosentrik. Jadi bisa kita lihat kalau teori heliosentrik bukan teori yang baru muncul di masa Copernicus. Namun jauh sebelum itu, Aristrachrus sudah meletakkan dasar bagi teori heliosentris tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada era </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Alexandria</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">, Eratoshenes (276-195BC) dari Yunani berhasil menemukan cara mengukur besar Bumi, dengan mengukur panjang bayangan dari kolom </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Alexandria</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> dan Syene. Ia menyimpulkan, perbedaan lintang keduanya merupakan 1/50 dari keseluruhan revolusi. Hasil perhitungannya memberi perbedaan sebesar 13% dari hasil yang ada saat ini.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ptolemy dan Teori Geosentrik</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Ptolemy (c 150AD) menyatakan bahwa semua objek bergerak relatif terhadap bumi. Dan teori ini dipercaya selama hampir 1400 tahun. Tapi teori geosentrik mempunyai kelemahan, yaitu Matahari dan Bulan bergerak dalam jejak lingkaran mengitari Bumi, sementara planet bergerak tidak teratur dalam serangkaian simpul ke arah timur. Untuk mengatasi masalah ini, Ptolemy mengajukan dua komponen gerak. Yang pertama, gerak dalam orbit lingkaran yang seragam dengan periode satu tahun pada titik yang disebut deferent. Gerak yang kedua disebut epycycle, gerak seragam dalam lintasan lingkaran dan berpusat pada deferent.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Teori heliosentrik dan gereja</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Nicolaus Copernicus (1473-1543) merupakan orang pertama yang secara terang-terangan menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat sistem Tata Surya, dan Bumi bergerak mengeliinginya dalam orbit lingkaran. Untuk masalah orbit, data yang didapat Copernicus memperlihatkan adanya indikasi penyimpangan kecepatan sudut orbit planet-planet. Namun ia mempertahankan bentuk orbit lingkaran dengan menyatakan bahwa orbitnya tidak kosentrik. Teori heliosentrik disampaikan Copernicus dalam publikasinya yang berjudul <em><span style="font-family:Verdana;">De Revolutionibus Orbium Coelestium</span></em> kepada Paus Pope III dan diterima oleh gereja.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi dikemudian hari setelah kematian Copernicus pandangan gereja berubah ketika pada akhir abad ke-16 filsuf Italy, Giordano Bruno, menyatakan semua bintang mirip dengan Matahari dan masing-masing memiliki sistem planetnya yang dihuni oleh jenis manusia yang berbeda. Pandangan inilah yang menyebabkan ia dibakar dan teori Heliosentrik dianggap berbahaya karena bertentangan dengan pandangan gereja yang menganggap manusialah yang menjadi sentral di alam semesta.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lahirnya Hukum Kepler</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Walaupun Copernicus telah menerbitkan tulisannya tentang Teori Heliosentrik, tidak semua orang setuju dengannya. Salah satunya, Tycho Brahe (1546-1601) dari </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Denmark</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> yang mendukung teori matahari dan bulan mengelilingi bumi sementara planet lainnya mengelilingi matahari. Tahun 1576, Brahe membangun sebuah observatorium di pulau Hven, di laut Baltic dan melakukan penelitian disana sampai kemudian ia pindah ke </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Prague</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pada tahun 1596.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di Prague, Brahe menghabiskan sisa hidupnya menyelesaikan tabel gerak planet dengan bantuan asistennya Johannes Kepler (1571-1630). Setelah kematian Brahe, Kepler menelaah data yang ditinggalkan Brahe dan menemukan bahwa orbit planet tidak sirkular melainkan elliptik.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kepler kemudian mengeluarkan tiga hukum gerak orbit yang dikenal sampai saat ini yaitu ;</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Planet bergerak dalam orbit ellips mengelilingi matahari sebagai pusat sistem. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Radius vektor menyapu luas yang sama dalam interval waktu yang sama. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kuadrat kala edar planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kepler menuliskan pekerjaannya dalam sejumlah buku, diantaranya adalah <em><span style="font-family:Verdana;">Epitome of The Copernican Astronomy</span></em> dan segera menjadi bagian dari daftar <em><span style="font-family:Verdana;">Index Librorum Prohibitorum</span></em> yang merupakan buku terlarang bagi umat Katolik. Dalam daftar ini juga terdapat publikasi Copernicus, <em><span style="font-family:Verdana;">De Revolutionibus Orbium Coelestium.</span></em></span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Awal mula dipakainya teleskop </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Pada tahun 1608, teleskop dibuat oleh Galileo Galilei (1562-1642), .Galileo merupakan seorang professor matematika di Pisa yang tertarik dengan mekanika khususnya tentang gerak planet. Ia salah satu yang tertarik dengan publikasi Kepler dan yakin tentang teori heliosentrik. Dengan teleskopnya, Galileo berhasil menemukan satelit-satelit Galilean di Jupiter dan menjadi orang pertama yang melihat keberadaan cincin di Saturnus.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Salah satu pengamatan penting yang meyakinkannya mengenai teori heliosentrik adalah masalah fasa Venus. Berdasarkan teori geosentrik, Ptolemy menyatakan venus berada dekat dengan titik diantara matahari dan bumi sehingga pengamat dari bumi hanya bisa melihat venus saat mengalami fasa sabit.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi berdasarkan teori heliosentrik dan didukung pengamatan Galileo, semua fasa Venus bisa terlihat bahkan ditemukan juga sudut piringan venus lebih besar saat fasa sabit dibanding saat purnama. Publikasi Galileo yang memuat pemikirannya tentang teori geosentrik vs heliosentrik<em><span style="font-family:Verdana;">, Dialogue of The Two Chief World System</span></em>, menyebabkan dirinya dijadikan tahanan rumah dan dianggap sebagai penentang oleh gereja.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dasar yang diletakkan </span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Newton</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Di tahun kematian Galileo, Izaac Newton (1642-1727) dilahirkan. Bisa dikatakan </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Newton</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> memberi dasar bagi pekerjaannya dan orang-orang sebelum dirinya terutama mengenai asal mula Tata Surya. Ia menyusun Hukum Gerak Newton dan kontribusi terbesarnya bagi Astronomi adalah Hukum Gravitasi yang membuktikan bahwa </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">gaya</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> antara dua benda sebanding dengan </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">massa</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum Gravitasi Newton memberi penjelasan fisis bagi Hukum Kepler yang ditemukan sebelumnya berdasarkan hasil pengamatan. Hasil pekerjaannya dipublikasikan dalam<em><span style="font-family:Verdana;"> Principia</span></em> yang ia tulis selama 15 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Teori Newton menjadi dasar bagi berbagai teori pembentukan Tata Surya yang lahir kemudian, sampai dengan tahun 1960 termasuk didalamnya teori monistik dan teori dualistik. Teori monistik menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Sedangkan teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></div>
<p> </p>
<p></span></span></span></span></div>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"></span></span></span></span></span></div>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-size:small;"> </span></div>
<p> </p>
<p></span></div>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"> </span></span></div>
<p></span></span></span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"> </span></p>
<p></span></span></span> </p>
<p></span></span></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"></p>
<div><span style="font-size:small;"> </span></div>
<p> </p>
<p></span></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"> </span></span></span></span></div>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></span> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nurkholis46.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nurkholis46.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurkholis46.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurkholis46.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurkholis46.wordpress.com&amp;blog=2269432&amp;post=21&amp;subd=nurkholis46&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/sejarah-awal-teori-pembentukan-tata-surya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bcf8e8b536e41f47336c07d5c73a8cbd?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nurkholis46</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images56.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Narkoba</title>
		<link>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/20/</link>
		<comments>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/20/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 03:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurkholis46</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurkholis46.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[ SETIAP hari dalam tanyangan media elektronik (TV) kita melihat kasus penyalah gunaan narkoba. Tidak sedikit para remaja dan generasi muda yang menjadi korbannya. Para pengedar mungkin tidak tahu atau sengaja untuk mengedarkan bahan terlarang tersebut walaupun dilarang oleh agama maupun hukum. Para pengedar tidak segan-segan mencari mangsanya dengan seribu macam bujuk rayu. Ini terjadi di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurkholis46.wordpress.com&amp;blog=2269432&amp;post=20&amp;subd=nurkholis46&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"><a href="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images39.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-23" src="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images39.jpg?w=780" alt="Bahaya Narkoba"   /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">SETIAP hari dalam tanyangan media elektronik (TV) kita melihat kasus penyalah gunaan narkoba. Tidak sedikit para remaja dan generasi muda yang menjadi korbannya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengedar mungkin tidak tahu atau sengaja untuk mengedarkan bahan terlarang tersebut walaupun dilarang oleh agama maupun hukum. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengedar tidak segan-segan mencari mangsanya dengan seribu macam bujuk rayu. Ini terjadi di setiap daerah terutama kota-kota besar. Bagaimana generasi muda yang menjadi tulang punggung bangsa apabila ia menjadi korban narkoba ? Mustahil !, Inilah jawaban yang tepat. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span></p>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengedar dan pemakai mungkin sekali tidak berpikir panjang bahwa barang tersebut merupakan barang terlarang sebab dapat merusak moral bangsa.</span></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Narkoba juga termasuk bahan lain yang dipakai sebagai pengganti morphina atau kokaina dikenal sebagai obat yang berbahaya, karena dapat merusak kesadaran, fungsi mental dan fisik manusia. Pemakaian obat-obat tersebut di luar pengawasan dokter sangat membahayakan karena dapat menimbulkan keadaan yang tidak terkuasai atau terkendali dan dapat berpengaruh terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya. Menghindari bahan yang menjadikan ketagihan dan memabukkan itu adalah salah satu sila yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Buddha. Secara umum ketentuan mengenai minuman keras berlaku untuk segala jenis bahan makanan atau minuman yang dapat mengganggu kesadaran. Obat bius, obat tidur, obat penenang, dan minuman keras lainnya yang dapat menghancurkan konsentrasi atau meditasi sehingga menggagalkan kearifan. Orang yang arif dapat memilih tentang makanan sebagai kebutuhan dan makanan sebagai pemuas nafsu. Makanan dan minuman yang berfungsi sebagai kebutuhan yang diperlukan oleh tubuh maka akan sangat terbatas, namun bilamana makanan dan minuman berfungsi sebagai pemuas nafsu tidak akan ada batasnya, justru kecenderungannya manusia akan dikuasai oleh nafsunya. Ini merupakan konsep yang bertentangan dengan agama, karena agama mengajarkan agar manusia mengendalikan nafsunya. Apabila nafsu telah berkobar dalam jiwa manusia maka keinginannya tanpa batas dan membahayakan bagi orang lain. Buddha memperingatkan pada kita bahwa ada enam bahaya atau akibat buruk bagi orang yang ketagihan minuman yang memabukkan. Yaitu &#8221; Kehilangan harta dengan cepat, bertambahnya pertengkaran, mudah terkena penyakit, kehilangan watak yang baik, penampilan yang buruk, dan melemahnya kecerdasan&#8221; (Digha Nikaya 31, Sigalovada Sutta)</p>
<p>Penderita kecanduan senantiasa terdorong oleh nafsu untuk mengulangi terus (adiksi) dan apabila putus obat maka ia akan menderita. Kebutuhan obatnya pun meningkat (toleransi). Kebanyakan dosis, pemakaian yang tidak sehat atau bahan bercampur yang beracun akan menimbulkan komplikasi penyakit dan ancaman maut menjemputnya. Sedangkan untuk memenuhi atau membiayai kebutuhannya akan obat-obat tersebut para korban mudah terperosok dalam kejahatan sehingga sangat membahayakan bagi kehidupan sosial kemasyarakatan.</p>
<p>Penderita itu adalah orang sakit yang harus di tolong. Sebagai contoh para pengurus Vihara di Muangthai secara tradisional menampung dan menolong penyembuhan pecandu narkotika. Pengobatan melepas racun memakai ramuan diikuti dengan ritual. Pemahaman agama yang diikuti dengan diskusi yang berhubungan dengan permasalahan yang dihadapi merupakan langkah-langkah terapi penyembuhan. Tanpa memahami dan mengatasi penyebab, suatu tindakan penyembuhan tidaklah tuntas.</p>
<p>Ketidak tahuan (avijja) disebut pula tidak berpengetahuan (annana), tidak melihat (adassana) atau lebih sering dinyatakan sebagai kebodohan dan kegelapan (moha), termasuk dalam pengertian ini adalah salah tahu. Ketidak tahuan atau kebodohan merupakan salah satu akar dari keburukan, kesalahan atau kejahatan (akusala mula). Bergantung pada ketidak tahuan, maka terjadilah bentuk-bentuk karma,&#8221; demikian disabdakan oleh Buddha .( Sanyutta Nikaya XII.3:22)</p>
<p>Penderitaan datang dari ketidaktahuan. Dalam rangkaian hokum sebab-musebab yang saling bergantungan (Patticcasamudapa), ketidak tahuan tidak merupakan penyebab langsung yang berdiri sendiri. Salah satu sumber penderitaan yang sering terjadi karena diliputi hawa nafsu, kehausan atau keinginan yang tidak ada puasnya (tanha). Kehausan itu berpangkal pada anggapan adanya keakuan yang timbul dari ketidak tahuan. Keakuan ditandai dari kepentingan diri sendiri, menginginkan segala sesuatu bagi dirinya sendiri dan tidak pernah peduli dengan apa yang akan terjadi pada orang lain , sebagai akibat dari perbuatannya yang keliru itu. Gambaran ini dapat ditemukan pada kebanyakan orang. <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pegawai misalnya, ia menganggap bahwa pekerjaannya itu tidak ada hubungannya dengan orang lain, padahal ia dapat menjadi pegawai karena orang lain. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span></p>
<div><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> penyalahguna Narkoba mencari kenikmatan sendiri tanpa peduli dengan akibat yang akan timbul, ia terbius dengan kenikmatan sesaat yang akan menyebabkan penderitaan yang cukup lama , bahkan mungkin sepanjang hidupnya. Banyak faktor lain yang dapat menjebak orang sehingga terjerumus dalam obat-obat terlarang. Penebab utama munculnya ketidak tahuan adalah kepribadian yang lemah, stress atau frustasi, maupun tujuan hidup yang tidak jelas. Kondisi semacam ini yang sering menimbulkan tindak kejahatan termasuk penyalahguna Narkoba. Dalam Manggala Sutta dijelaskan bahwa &#8220;Melenyapkan dan menjauhkan diri dari kejahatan, menahan diri terhadap barang yang memabukan dan tekun melaksanakan kebajikan, inilah berkah termulia&#8221; (Manggala Sutta)</span></div>
<p></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kemudian Buddha menegaskan dalam sabdanya&#8221; Akhlak yang baik memberi berkah pada kita hingga usia tua, Rahmat itu berpangkal dan bertahan berkat kepercayaan. Sedang kearifan adalah permata yang mulia dari kemanusiaan. Dan jasa kebajikan tiada akan lenyap dilarikan pencuri&#8221; (Samyutta Nikaya I:6:1) Dengan memelihara akhlak , kepercayaan, kearifan, dan kebajikan , harapan senantiasa layak diperbaharui, maka setan yang dinamakan Narkoba akan menjauh dari dirinya.**</p>
<p></span></p>
<div><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"> </span></span></div>
<div><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"> </span></span></div>
<div><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"> </span></span></div>
<p><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Verdana;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nurkholis46.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nurkholis46.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurkholis46.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurkholis46.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurkholis46.wordpress.com&amp;blog=2269432&amp;post=20&amp;subd=nurkholis46&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurkholis46.wordpress.com/2008/04/10/20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bcf8e8b536e41f47336c07d5c73a8cbd?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nurkholis46</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nurkholis46.files.wordpress.com/2008/04/images39.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bahaya Narkoba</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
